Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Maret 2019

Jenis dan Macam-Macam Masalah Ekonomi Klasik

Jenis dan Macam-Macam Masalah Ekonomi Klasik - Apa sih yang dimaksud dengan masalah ekonomi?

Jenis dan Macam-Macam Masalah Ekonomi Klasik
infobudaya.net

Inti masalah ekonomi adalah kebutuhan manusia yang sifatnya tidak terbatas sedangkan benda pemuas kebutuhan manusia jumlahnya terbatas.

Dengan keadaan tersebut, manusia harus selalu berpikir mengenai cara memecahkan masalah atau keadaan tersebut dan harus selalu berusaha mencapai taraf kemakmuran, yaitu suatu keadaan yang seimbang antara kebutuhan dan benda pemuas kebutuhannya.

Masalah ekonomi ini disebabkan oleh kurangnya atau terbatasnya sumber daya ekonomi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Sumber daya ekonomi tersebut bisa berasal dari sumber daya alam (SDA) maupun dari sumber daya manusia (SDM) yang dapat memberikan manfaat atau keuntungan (benefit), serta dapat diolah sebagai modal dasar dalam pembangunan ekonomi.

Dalam hal terbatasnya sumber daya ekonomi serta bagaimana cara mengelolanya, terdapat setidaknya tiga macam masalah ekonomi menurut pandangan ekonomi klasik yang harus dipecahkan oleh masyarakat, yaitu:


1. Masalah Produksi


Masalah produksi berkaitan erat dengan produk (barang dan jasa) apa yang akan diproduksi, kapan barang itu diproduksi, dan untuk siapa barang itu diproduksi.

Produksi sendiri merupakan kegiatan ekonomi yang bertujuan meningkatkan nilai guna suatu barang atau sebuah kegiatan membuat produk tertentu yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Dalam kegitan produksi, tidak terlepas dari cara menggunakan bahan mentah, peralatan, modal, tenaga kerja, dan teknologi.

Masalah inti yang sering dialami oleh produsen barang dan jasa adalah keterbatasan faktor produksi atau sumber daya yang digunakan untuk kegiatan produksi tersebut.

Untuk memproduksi suatu barang dan jasa, produsen mensyaratkan kepastian barang dan jasa apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Jangan sampai nanti, kita memproduksi banyak es batu pada musim hujan yang suasananya sangat dingin, tentu saja es batu yang kita produksi hanya sedikit yang membelinya atau bahkan tidak ada yang mau membelinya, siapa juga yang mau membeli es pada cuaca yang sangat dingin.

Ilustrasi diatas merupakan contoh memproduksi barang yang tidak efektif, apabila kita ingin memproduksi es batu, tentu waktu yang paling efektif adalah pada saat siang hari, dimana cuaca sangat panas dan bukan dimusim penghujan.

Maka dari itu, seorang produsen harus mampu memutuskan barang dan jasa apakah yang sebaiknya diproduksi? teknik produksi apa yang tepat untuk dipakai? bagaimana memproduksi barang secara efisien? Bagaimana memproduksi barang pada waktu yang tepat?


2. Masalah Distribusi


Masalah distribusi berhubungan dengan cara bagaimana menyalurkan barang dan jasa dari satu tempat ke tempat lain atau dari produsen hingga ke konsumen.

Distribusi sendiri merupakan kegiatan ekonomi yang bertujuan menyalurkan barang maupun jasa dari produsen sampai ke tangan konsumen.

Di dalam permasalah ini, kita tentu harus menentukan langkah-langkah apa saja yang harus diperhatikan agar barang atau jasa yang sudah diproduksi sampai pada tangan yang tepat atau yang membutuhkan.

Jalur distribusi juga sangat berpengaruh terhadap barang yang diproduksi, jalur distribusi yang panjang dapat mengakibatkan harga barang menjadi mahal atau bahkan sangat mahal.

Oleh sebab itu, seorang produsen harus memilih jalur distribusi yang tepat dalam menyalurkan barang dan jasa yang telah diproduksi agar sampai ke tangan konsumen, bisa lewat distributor, agen, pedagang grosiran, mall, atau jalur lainnya.


3. Masalah Konsumsi


Setiap kepentingan manusia dan masyarakat didesak oleh kebutuhan-kebutuhan atau kepentingannya dalam menentukan jenis barang-barang dan jasa yang hendak digunakan atau dikonsumsi.

Konsumsi sendiri merupakan kegiatan ekonomi yang mengurangi nilai guna suatu barang maupun jasa, atau juga dapat diartikan sebagai kegiatan menghabiskan atau memakai suatu produk (kebalikan dari produksi).

Di dalam permasalahan ini, terdapat dua kendala atau masalah yang akan dihadapi, masalah distribusi dan harga.

Pertama, apakah barang dan jasa tersebut sampai pada tangan yang tepat, dengan kata lain apakah barang atau jasa yang dihasilkan dapat dikonsumsi oleh orang-orang yang benar-benar membutuhkannya?

Kedua, apakah barang dan jasa tersebut dapat dijangkau oleh masyarakat, karena bisa saja barang atau jasa yang telah dihasilkan tidak dapat dikonsumsi karena harga barang atau jasa tersebut terlalu mahal.



Demikianlah penjelasan singkat tentang Macam-Macam Masalah Pokok Ekonomi Klasik, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua...

Selasa, 19 Maret 2019

Jenis dan Macam-Macam Masalah Ekonomi Modern

Jenis dan Macam-Macam Masalah Ekonomi Modern - Apa sih yang dimaksud dengan masalah ekonomi?

Jenis dan Macam-Macam Masalah Ekonomi Modern
foto.bisnis.com

Masalah Ekonomi adalah masalah yang sering terjadi dalam kehidupan sehari hari baik itu masalah dalam hal jual beli, tawar menawar maupun ekspor dan impor.

Masalah ekonomi ini disebabkan oleh kurangnya atau terbatasnya sumber daya ekonomi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Sumber daya ekonomi tersebut bisa berasal dari sumber daya alam (SDA) maupun dari sumber daya manusia (SDM) yang dapat memberikan manfaat atau keuntungan (benefit), serta dapat diolah sebagai modal dasar dalam pembangunan ekonomi.

Dalam hal terbatasnya sumber daya ekonomi serta bagaimana cara mengelolanya, terdapat setidaknya tiga macam masalah ekonomi yang harus dipecahkan oleh masyarakat, yaitu:


1. Menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi (What)


Salah satu masalah pokok ekonomi adalah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi. Tentu saja, dalam memproduksi barang, kita harus melihat kebutuhan masyarakat akan barang tersebut.

Sehingga kita bisa mengetahui barang apa yang akan diproduksi, apakah itu barang-barang kebutuhan pokok, kebutuhan sekunder, kebutuhan tersier atau ketiganya? barang apa yang paling dibutuhkan masyarakat? dan berapa jumlah masing-masing barang tersebut akan kita produksi? dan bagaimana kualitas barang tersebut?

Pertimbangan ini juga melihat potensi sumber daya ekonomi yang ada. Tentu saja, hal ini menjadi tanggung jawab seorang produsen. Dengan sumber daya yang tersedia, produsen harus mampu memanfaatkannya sebaik-baik mungkin.

Kita ambil contoh, apabila seseorang memiliki sebidang tanah, akan ia gunakan untuk apa tanah tersebut? Apakah tanah itu akan digunakan untuk membangun rumah atau pabrik? atau mungkin digunakan untuk bercocok tanam?

Hal ini tergantung keputusan orang tersebut (produsen). Jika ia mengambil keputusan yang tepat, dapat mengatasi beberapa masalah ekonomi dan menekan sedikit kemungkinan timbulnya masalah baru.


2. Bagaimana cara memproduksinya? (How)


Setelah berhasil menentukan barang dan jasa apa yang ingin diproduksi, masalah pokok yang timbul selanjutnya adalah bagaimana cara memproduksi barang dan jasa tersebut?

Tentu saja, seorang produsen harus bisa menentukan cara produksi yang paling efektif sehingga bisa menghasilkan hasil produksi dengan maksimal.

Cara memproduksi berkaitan dengan bagaimana seseorang mengkombinasikan sumber daya yang tersedia atau faktor produksi yang dibutuhkan untuk memproduksi suatu barang dan jasa.

Disini, produsen dituntut untuk bisa memanfaatkan sumber daya ekonomi dengan sebaik mungkin walaupun jumlahnya terbatas. Produsen harus bisa menentukan 2 aspek penting dalam memproduksi suatu barang, aspek efisiensi dan aspek efektivitas.

Untuk menentukan cara produksi mana yang sesuai, tingkat efektivitas saat memproduksi barang harus diperhitungkan dengan sangat matang.

Jika salah langkah, kemungkinan besar perusahaan akan mengalami kebangkrutan akibat hasil produksinya tidak dapat menutupi biaya pengeluaran.

Untuk meningkatkan efektivitas, bisa dilakukan dengan cara menggunaka alat-alat produksi yang lebih modern apabila jumlah permintaannya banyak.

Selain efektivitas, aspek efisiensi juga harus diperhatikan dengan memilih cara produksi yang paling sedikit membutuhkan biaya agar barang dan jasa yang dihasilkan bisa dijual dengan harga yang relatif murah.

Penghematan bisa dilakukan dengan mencari bahan baku dengan harga yang lebih murah namun kualitasnya tetap baik.

Selain itu, pertimbangkan pula, perlukah menggunakan mesin-mesin modern? Apabila permintaan sedikit, penggunaan mesin modern tentu belum diperlukan.


3. Untuk siapa barang / jasa tersebut diproduksi? (Whom)


Setelah berhasil melewati 2 masalah diatas, akan timbul permasalahan baru yang berhubungan dengan pendistribusian barang dan jasa yang sudah diproduksi tadi.

Dengan kata lain siapa yang membutuhkan barang tersebut dan siapa saja yang menikmati hasilnya? untuk semua pasar atau hanya untuk kalangan tertentu saja?

Ini adalah masalah pokok terakhir yang akan dihadapi oleh sebuah perusahaan. Untuk merumuskan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, antara lain:


  • Barang atau jasa apa yang diproduksi?
  • Siapa yang mendistribusikannya?
  • Siapa yang menggunakannya?
  • Kemana barang tersebut akan di salurkan?



Macam-macam masalah ekonomi di atas bersifat fundamental dan saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya serta selalu akan dihadapi oleh setiap negara, baik negara yang sedang berkembang maupun negara yang telah maju.

Demikianlah penjelasan singkat tentang Macam-Macam Masalah Pokok Ekonomi Modern, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua...